Kisah angin lembut (Rih Thayyibah) adalah salah satu tanda besar kiamat dalam Islam. Allah SWT akan mengutus angin seharum kasturi dan selembut sutra dari arah Yaman atau Syam untuk mencabut nyawa seluruh orang beriman—bahkan yang imannya sekecil biji sawi—sehingga hanya tersisa manusia terburuk di bumi saat kiamat terjadi
👉 Waktu Kejadian: Angin ini datang setelah terbunuhnya Dajjal oleh Nabi Isa AS, musnahnya Ya'juj dan Ma'juj, serta terbitnya matahari dari barat
👉 Tujuan: Sebagai bentuk kasih sayang Allah (kemuliaan) untuk mengambil ruh hamba-hamba-Nya yang beriman agar tidak mengalami kedahsyatan kiamat.
👉 Karakteristik: Angin ini berhembus lembut, terasa nyaman, dan membawa aroma harum, masuk ke bawah ketiak dan merenggut nyawa orang mukmin.
👉 Akibat: Tidak ada lagi orang yang beriman atau menyebut nama Allah di muka bumi. Yang tersisa hanyalah manusia-manusia kafir yang buruk perilakunya, dan kepada merekalah kiamat terjadi
Peristiwa ini menandai berakhirnya masa-masa kedamaian setelah turunnya Nabi Isa dan dimulainya fase kehancuran total bagi umat manusia.
****







Tidak ada komentar:
Posting Komentar